NOBAR TV Oline, Analisis Taktikal UEFA Champions League: Bayern Munich 2-1 Atletico Madrid

Diego Simeone telah menang semua trofi yang dipertandingkan di Sepanyol sepanjang tempoh 4 tahun setengahnya bersama Atletico Madrid kecuali trofi Champions League.

Simeone hampir menjulangnya pada 2017, sebelum gol penyamaan Sergio Ramos memaksa perlawanan berlanjutan sehingga masa tambahan. Atletico bolos 3 gol dalam masa tambahan dan kalah 4-1 kepada Real Madrid.

Bagi Pep Guardiola pula, kekalahan ini merupakan kali keempat berturut-turut beliau tersingkir di peringkat separuh akhir UEFA Champions League. 3 daripadanya tewas kepada 3 pasukan teratas Sepanyol – Real Madrid, Barcelona dan kini Atletico.

Di akhir perlawanan Bayern mencatatkan 67% penguasaan bola, 35 percubaan dengan 12 daripadanya tepat ke sasaran. Bayern sudah mengeluarkan segala senjata dari gudang serangan mereka, tetapi Atletico nyata merupakan pakar bertahan Eropah. Saksikan pertandingan Live di Nobar TV Online NingalTV.com.

Bayern turut mempunyai satu penalti, tetapi ‘disia-siakan’ Thomas Mueller. Tetapi bagi kami, tiada apa yang canggung mengenai penalti Mueller. Beliau tak bernasib baik kerana Jan Oblak sedang berada dalam prestasi terbaiknya.

Bayern mendominasi, Atletico menyerang balas

Seperti yang dijangka, Bayern menguasai majoriti perlawanan – sehinggalah pada minit 55′ apabila Antoine Griezmann menjaringkan away goal untuk Atletico.

Pelan permainan Bayern nyata lebih ofensif berbanding semasa separuh akhir pertama di Vincente Calderon.

Bayern menyerang dengan pelbagai cara – hantaran lintang, hantaran jauh Boateng, kombinasi permainan dari sayap kanan, rembatan jauh dari Arturo Vidal dan David Alaba, hantaran pendek dan counter-pressing.

Atletico pula lebih defensif (seperti yang dijangka ramai orang). Kompak dan padat di tengah dan bertahan dengan low block (defensive line yang rendah), pelan serangan Atletico hanyalah satu – serangan balas yang pantas.

Dan itulah cara mereka memperolehi away goal yang berharga dan sepakan penalti yang disia-siakan Fernando Torres.

Bayern menyerang di kanan

Continue reading »

Cara Mencegah Terbentuknya Kista

Cara Mencegah Terbentuknya Kista

Cara Mencegah Terbentuknya Kista

Cara Mencegah Terbentuknya Kista,- Kista adalah salah satu jenis penyakit yang memiliki tingkat cukup bahaya dan sangat sulit dideteksi. Bahkan kebanyakan kasus penderita kista tidak mengalami tanda-tanda awal penyakit. Sehingga sebaiknya anda melakukan pencegahan sejak dini, agar tidak terjangkit penyakit yang satu ini.

Meskipun penyakit kista ini digolongkan sebagai penyakit jinak yang tidak terlalu membahayakan. Tetapi, tetap saja jika kondisi ini tidak segera ditangani dan terus dibiarkan akan menjadi semakin parah. Bahkan kondisi ini bisa berubah menjadi ganas dan memicu pertumbuhan tumor atau kanker.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terbentuknya kista :

1. Kurangi makanan berlemak tinggi
Konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi dalam jumlah yang cukup banyak tentu tidak baik untuk kesehatan. Salah satu dampak dari konsumsi makanan berlemak adalah terjadinya gangguan hormon. Dimana kondisi seperti ini juga dapat memicu terbentuknya kista.

2. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
Sayur dan buah memang sangat penting untuk kesehatan tubuh. Karena di dalam sayur dan buah terdapat banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur juga dapat menetralisir bahan kimia pemicu kista yang masuk ke dalam tubuh.

3. Pola hidup sehat
Menerapkan pola hidup sehat bukan hanya untuk mencegah penyakit kista, tetapi hal ini juga sangat penting karena dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan tubuh. Dengan mengatur pola makan, memilih jenis makanan sehat, dan rutin melakukan olehraga adalah salah satu pola hidup sehat yang bisa anda terapkan untuk menghindari berbagai jenis penyakit termasuk kista.

4. Konsumsi makanan dengan kandungan antioksidan
Menngkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan antioksidan tinggi, merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pembentukan kisata. Karena, kandungan antioksidan ini dapat melawan radikal bebas penyebab penyakit kista yang masuk ke dalam tubuh.

Continue reading »