Tips Membedakan Produk Konveksi Tas Terbuat Dari Kulit Asli Atau Kulit Imitasi

Seseorang yang sudah memesan produk di tempat konveksi tas pasti ingin hasil sesuai dengan harapan. Dalam artian jika bahan yang dipilih kulit asli maupun kulit imitasi atau sintetis maka kualitasnya harus sesuai dengan perkiraan. Namun, terkadang ada saja pengusaha yang memanfaatkan ketidaktahuan pemesan tas untuk memberikan kualitas yang tidak sesuai harga. Hal inilah yang perlu diwaspadai. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam membedakan mana produk tas yang terbuat dari kulit asli atau imitasi. Pertama adalah memeriksa label bahan. Jika bahan diketahui berlabel “manmade materials” atau “fabric materials”, maka kemungkinan besar itu adalah kulit imitasi.

Cara kedua dalam membedakan kulit asli atau imitasi adalah dengan memeriksa tepian produk. Biasanya saat memesan di tempat konveksi tas promosi akan diberikan dulu satu sample hasil. Begitu contohnya bisa diterima maka penyelesaian pesanan pun akan dilakukan. Pada saat menerima sample, periksa bagian tepi produk. Pada umumnya, kulit asli mempunyai struktur jahitan tepi yang bersisa dan kasar. Berbeda dengan kulit imitasi, jahitan akan tampak lebih rapi karena memang kulit imitasi mudah diatur dalam pola. Namun, jika diteliti lagi akan terasa bagian mirip busa atau plastik yang ada di tepian jahitan. Cara ketiga adalah memeriksa pori – pori bahan. Karena dibuat di pabrik, kulit sintetis lebih teratur tekstur dan pori – porinya dibanding dengan kulit asli.

Cara keempat yaitu dengan memanfaatkan indera perabaan. Tekstur kedua bahan kulit yang asli dan sintetis tentu berbeda. Kulit asli cenderung tidak beraturan dan lebih kasar. Sementara itu kulit sintetis jika disentuh akan terasa seperti plastik atau kain. Jadi, kulit sintetis lebih halus dari segi tekstur karena prosesnya pembuatannya yang berbeda. Setelah itu, cara kelima adalah mencium aromanya. Untuk orang yang belum banyak ke tempat konveksi tas seminar atau lainnya, pergilah ke toko produk kulit asli dulu untuk mengingat bau khas dari kulit alami yang sulit ditiru oleh kulit sintetis.

Continue reading »