Jangan Tertipu, 3 Mitos Bluetooth ini Wajib Kamu Abaikan

Siapa yang tidak kenal dengan Bluetooth? Teknologi yang sudah ada sejak featured phone atau yang biasa kita sebut dengan HP jadul. Dan sekarang teknologi Bluetooth sudah digunakan pada produk elektronik selain HP seperti speaker, TV, Game Console, dan Headset.

Terkecuali untuk menghubungkan dua piranti, Bluetooth juga memiliki peranan beda yang belum juga banyak anda kenali seperti print file jarak jauh serta menghubungkan projector.

Meskipun beberapa orang yang sudah tahu mengenai Bluetooth serta telah dipakai sepanjang bertahun-tahun namun ada sebagian orang yang masih tetap yakin mengenai mitos Bluetooth pada zaman saat ini. Pemicunya tidak beda serta tidak bukanlah yaitu karna anda tidak perduli mengenai perubahan zaman serta tidak ingin pelajari mengenai tehnologi ini dengan mendalam. Di bawah ini Jaka juga akan tuliskan 3 mitos Bluetooth yang dapat anda abaikan saat ini.

Janganlah Tertipu, 3 Mitos Bluetooth ini Harus Anda Abaikan

1. Bluetooth Cuma Bekerja Pada Jangkauan 10 Meter

Apakah anda sempat berusaha untuk mempelajari jangkauan dari Bluetooth? Bila iya jadi anda sudah mengetahui dong kalau untuk saat ini tehnologi Bluetooth terdiri jadi 3 type yakni :

Class 1 : Jangkauan sekitaran 100 meter
Class 2 : Jangkauan sekitaran 10 meter
Class 3 : Jangkauan kurang dari 10 meter

Tersebut beberapa jenis Bluetooth menurut jangkauannya. Anda harus juga tulis kalau jangkauan itu berbentuk teoritis di mana jangkauan Bluetooth tidak mengetahui masalah dinding atau masalah yang lain. Jadi anda mesti tahu kalau Bluetooth bukan sekedar mempunyai jangkauan 10 mtr. saja. Untuk Bluetooth Class 1 umumnya cuma dipunyai oleh piranti yang memiliki sumber listrik sendiri sedang untuk hp umumnya cuma ada untuk Class 2 serta Class 3 saja.

2. Model ‘Tidak Terdeteksi’ Aman Dari beberapa Hacker

Dari dahulu hingga saat ini orang masih tetap yakin mitos mengenai Bluetooth jika kita mengatur koneksi Bluetooth jadi ‘Tidak Terdeteksi’ jadi kita dapat terlepas dari serangan beberapa hacker, tapi itu yaitu hal yang Salah. Bluetooth Piranti Address (BDA) mungkin saja tersembunyi waktu anda dalam model tidak terdeteksi, tetapi beberapa hacker profesional masih tetap dapat temukan BDA anda meskipun dalam model ‘Tidak Terdeteksi’ dengan tools spesifik. Problem ini bisa diminimalkan lewat cara mengatur password Bluetooth dengan password yang rumit serta mematikan Bluetooth untuk menghindar hacking lewat Bluetooth.

Baca Juga: Cara mengaktifkan bluetooth

3. Aktifkan Bluetooth Buat Baterai Boros

Lihat kembali pada dahulu kala persisnya pada Bluetooth versus lama, memanglah anda disarankan untuk mematikan koneksi Bluetooth sesudah kirim file supaya baterai tidak boros. Karna waktu kondisi aktif Bluetooth juga akan mencari piranti Bluetooth beda, hingga hal semacam ini juga akan kuras daya baterai. Namun untuk saat ini anda tak perlu cemas sekali lagi karna dengan standar Bluetooth paling baru di mana Bluetooth sudah memiliki tehnologi Module Low Energy (LE), yang telah ada dari Bluetooth versus 4. 0 ke atas.

Dengan tehnologi ini Bluetooth jadi lebih irit daya meskipun dalam kondisi hidup serta tersambung ke satu piranti. Jadi contoh waktu anda menghubungkan hp dengan speaker Bluetooth, jika anda tidak memutar musik jadi koneksi Bluetooth yang masih tetap tersambung dengan speaker akan tidak kuras daya baterai. Lebih persisnya dengan tehnologi LE Bluetooth cuma menyerap daya listrik sebesar 0, 01 Watt waktu tidak dipakai.

Continue reading »

Kanker Serviks dapat Diobati Secara Herbal Tanpa Operasi

Kanker Serviks

Pengertian

kanker serviksKanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Pada usia berapa pun, semua wanita bisa menderita kanker serviks. Tapi penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Penderita Kanker Serviks di Indonesia

Pnykit kerikil ServiksMenurut WHO, terdapat 490.000 perempuan di dunia terkena kanker serviks pada tiap tahunnya. Dan 80 persen di antaranya berada di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. Tiap satu menit muncul kasus baru dan tiap dua menit terdapat satu orang meninggal akibat kanker serviks. Jadi bisa disimpulkan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang sering menyerang wanita.

Di Indonesia, pada tiap harinya, diperkirakan muncul 40-45 kasus baru dan sekitar 20-25 orang meninggal akibat kanker serviks. Berarti tiap bulan Indonesia kehilangan 600-750 perempuan akibat kanker serviks. Angka kematian kanker serviks di Indonesia tergolong tinggi dan sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis. Biasanya kanker sudah menyebar ke organ lain di dalam tubuh ketika seseorang memeriksakan kondisinya. Inilah penyebab pengobatan yang dilakukan menjadi makin sulit.

Harapan Hidup Penderita Kanker Serviks

stop kanker serviksMasa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:

  • Stadium 1 – 80-99 persen
  • Stadium 2 – 60-90 persen
  • Stadium 3 – 30-50 persen
  • Stadium 4 – 20 persen

Tidak ada satu cara khusus untuk melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Tapi masih ada beberapa cara untuk mengurangi risiko terkena kanker ini.

Gejala Kanker Serviks

bahaya kanker serviksGejala kanker serviks tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan gejala tidak muncul sama sekali. Sering kali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir. Oleh karena itu, melakukan pap smear secara rutin sangat penting untuk ‘menangkap’ sel pra-kanker dan mencegah perkembangan kanker serviks.

1.      Pendarahan Pada Vagina

Pendarahan tidak normal dari vagina, termasuk flek adalah gejala yang sering terlihat dari kanker serviks. Pendarahan biasanya terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi atau setelah menopause. Segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahan yang tidak normal lebih dari satu kali.

2.      Gejala-gejala Lainnya yang Mungkin Muncul

Selain pendarahan yang abnormal, gejala lain yang mungkin muncul adalah:

·     Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.

·     Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual.

·     Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.

3.      Gejala Pada Kanker Serviks Stadium Akhir

Kanker pada stadium akhir akan menyebar ke luar dari leher rahim menuju ke jaringan serta organ di sekitarnya. Pada tahapan ini, gejala yang terjadi akan berbeda, antara lain:

·         Terjadinya hematuria atau darah dalam urin.

·         Bermasalah saat buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter.

·         Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil.

·         Penurunan berat badan.

·         Pembengkakan pada salah satu kaki.

·         Nyeri pada tulang.

· Kehilangan selera makan.

·         Rasa nyeri pada punggung dan samping, ini disebabkan pembengkakan pada ginjal. Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera menemui dokter. Terutama mengenai pendarahan yang tidak normal pada vagina yang bisa disebabkan oleh banyak hal, tidak selalu disebabkan oleh kanker serviks. Tapi gejala ini harus diperiksa oleh dokter untuk memahami penyebabnya.

Baca Juga : Obat Tumor Otak

Penyebab Kanker Serviks

Kanker serviks dimulai ketika sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetik atau perubahan pada DNA. Mutasi genetik ini kemudian mengubah sel normal menjadi sel abnormal. Sel yang sehat akan tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu, sedangkan sel kanker tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Jumlah sel abnormal yang terus bertambah akan membentuk tumor. Sel kanker yang muncul kemudian menyerang jaringan di sekitarnya. Sel ini bisa melepaskan diri dari lokasi awal dan menyebar ke wilayah tubuh lainnya, proses ini disebut sebagai metastasis.

Continue reading »