4 Penyebab Kepala Bayi Menjadi Peyang Juga Cara untuk Mengatasinya

4 Penyebab Kepala Bayi Menjadi Peyang Juga Cara untuk Mengatasinya

Beberapa bayi sering lahir dengan mempunyai bentuk kepala yang berlainan di banding bayi yang lain. Wajarnya, kepala bayi mempunyai bentuk bulat. Tetapi ada pula yang terlahir dengan kepala bayi peyang atau tidak rata. Meski tidak merubah perubahan otak bayi, kepala bayi peyang bisa mengakibatkan bentuk muka serta kepala jadi tidak simetris.

Tulang tengkorak bayi yang baru lahir masih tetap tidak tebal serta fleksibel, hingga dapat beralih bentuk bila ada desakan di bagian itu untuk saat yang lama. Sisi belakang kepala atau satu diantara bagian kepala bayi yang semestinya bulat dapat jadi rata, umumnya karna terus-terusan berbaring terlentang. Maka tidak ada salahnya jika anda menambahkan bantal anti peyang yang aman untuk bayi dan tanpa efek samping apapun kedalam daftar perlengkapan bayi baru lahir yang akan dipersiapkan.

4 Penyebab Kepala Bayi Menjadi Peyang Juga Cara untuk Mengatasinya

Sebagian Penyebabnya Kepala Bayi Peyang

Bayi dilahirkan dengan tulang tengkorak yang masih tetap lunak serta sambungan antar tulang tengkorak yang masih tetap fleksibel untuk berikan ruangan untuk perkembangan otak yang berlangsung pada th. pertama kehidupannya. Hal tersebut yang buat kepala bayi bisa beralih bentuk.

Banyak bayi terlahir dengan kepala berupa lonjong serta berkesan aneh, yang dikarenakan oleh ada desakan di jalan lahir pada saat sistem persalinan. Umumnya, bentuk kepala yang lonjong itu bisa kembali bulat dengan sendirinya kurun waktu sekitaran 6 minggu. Kepala bayi yang memiliki bentuk tidak bulat, serta bukanlah dikarenakan oleh desakan pada sistem persalinan, seringkali dimaksud kepala peyang. Dalam dunia medis, arti kepala bayi peyang dibagi jadi dua, yaitu plagiocephaly serta brachycephaly.

Plagiocephaly yaitu satu keadaan dimana satu diantara bagian kepala bayi datar, hingga bentuk kepala berkesan asimetris, tempat ke-2 telinga bisa jadi tidak sejajar serta kepala tampak seperti jajar genjang apabila diliat dari atas. Kadang-kadang dahi serta muka dapat menonjol sedikit di bagian yang sama juga dengan bagian kepala yang datar. Sedang brachycephaly yaitu keadaan dimana sisi belakang kepala bayi jadi rata, mengakibatkan kepala berkesan melebar, serta kadang-kadang dahi menonjol ke depan.

Penyebabnya paling umum dari problem kepala bayi peyang baik plagiocephaly ataupun brachycephaly yaitu :

  1. Tempat tidur bayi. Tempat tidur kemampuanng memanglah lebih aman untuk bayi, tetapi tidur kemampuanng sepanjang berjam-jam dengan tempat yang sama bisa mengakibatkan kepala bayi jadi datar di satu tempat. Bayi prematur relatif lebih gampang mempunyai kepala yang rata atau peyang, karna tulang tengkorak mereka lebih lunak daripada bayi yang lahir pada umur kehamilan normal.
  2. Ada problem di rahim. Desakan bisa berlangsung di kepala bayi sebelumnya lahir, yang karena sebab ada penekanan didalam rahim atau karna kekurangan cairan ketuban yang berperan membuat perlindungan bayi.
  3. Alami kemelut otot leher dapat juga buat kepala bayi peyang. Keadaan ini membatasi pergerakan otot leher untuk memutar kepala, yang bermakna satu diantara bagian kepala bayi semakin lebih seringkali alami penekanan ketika berbaring.
  4. Kepala bayi peyang dapat juga dikarenakan oleh penyatuan lempeng-lempeng tulang tengkorak yang sangat awal. Dalam dunia medis keadaan ini dimaksud craniosynostosis.

Terkecuali pada craniosynostosis, bentuk kepala bayi peyang tidak punya pengaruh pada perubahan otak bayi serta tidak mengakibatkan kelainan bentuk kepala di masa datang, karna seiring waktu berjalan, bentuk kepala juga akan kembali normal. Bayi Anda juga akan tidak alami rasa sakit atau tanda yang lain.

Langkah Menangani serta Menghindar Kepala Bayi Peyang

Untuk hindari serta menangani problem kepala bayi peyang, ada banyak hal yang butuh Anda kerjakan, salah satunya :

  1. Ganti tempat tidurnya
    Untuk menghindar kepala bayi peyang, upayakan supaya bayi tidur kemampuanng dengan tempat kepala miring ke bagian kanan atau bagian kiri, dengan bertukaran.
  2. Ganti tempat tempat tidurnya
    Bayi tertarik lihat benda-benda yang bersinar jelas atau ke arah jendela. Merubah tempat tidur bayi atau letak tempat tidurnya juga akan mendorong bayi untuk menengokkan kepala ke arah yang berlainan, hingga tidak berlangsung penekanan terus-terusan di satu diantara bagian kepala. Langkah tersebut dapat juga diaplikasikan dengan mengubahkan tempat mainan yang ada di sekelilingnya.
  3. Macamkan langkah menggendong
    Menggendong bayi dengan tempat bayi tegak, baik didekap atau mungkin dengan tempat miring, bisa kurangi penekanan di bagian belakang kepalanya.
  4. Memakai helm serta ikat kepala khusus
    Bila perubahan tempat tidur serta langkah yang lain tidak membawa hasil, Anda bisa memakai helm spesial untuk kembalikan bentuk kepala bayi. Helm spesial ini bisa menolong melakukan perbaikan bentuk tulang tengkorak bayi bersamaan pertumbuhannya, dengan berikan desakan pada satu diantara bagian kepala serta kurangi desakan di bagian yang beda, hingga sangat mungkin perkembangan yang rata di semua sisi tulang tengkorak. Cara ini diawali waktu tengkorak bayi masih tetap lunak, yakni sekitaran umur lima atau enam bln.. Serta alat itu mesti senantiasa digunakan, s/d 23 jam /hari, sepanjang sebagian bln..

Walau tidak membahayakan kesehatan, kepala bayi peyang janganlah diabaikan. Bila beberapa cara yang sudah di uraikan diatas sudah Anda kerjakan tetapi kepala bayi Anda tetaplah rata atau peyang, selekasnya tanyakan pada dokter anak untuk memperoleh perlakuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *