pajak atas sewa kendaraan

Penjelasan Pajak Sewa Kendaraan Sesuai PPh Pasal 23

Pajak sewa kendaraan saat ini banyak dibicarakan orang, mengapa? hal ini karena sekarang ini masyarakat indonesia banyak yang membeli kendaraan baru. Mengapa kita harus membayar pajak sewa kendaraan? hal ini tidak lain sebagai kewajiban kita pada negara untuk membangun bangsa ini melalui pajak yang kita bayarkan.
pajak atas sewa kendaraan
Dalam negara kita, indonesia, pajak sewa kendaraan secara detail diatur dalam PPh pasal 23 yang akui sebagai pajak yang dikenakan atas penghasilan modal, penyerahan jasa, hadiah dan penghargaan.

Contoh Perhitungan Pajak atas sewa kendaraan sesuai PPh 23

soal:
pt makmur sentosa dalam rangka liburan berbarengan dengan para karyawan dan juga staf di jogja, menyewa 3 buah bis dari pt maju bisa dengan mudah yang menggambarkan suatu industri jasa transportasi. pt makmur sentosa menyewa dalam jangka waktu 3. peminjaman diawali dari bertepatan pada 4 juli s. d. 6 juli 2017. pt makmur sentosa membayar pengeluaran sewa 3 bis buat 3 hari beberapa rp40. 000. 000 pada bertepatan pada 6 agustus.
gimana kewajiban pajak sewa kendaraan atas pph terpaut transaksi tersebut?
jawab:
bersumber pada transaksi diatas, pt makmur sentosa sudah penuhi penafsiran sewa ialah konvensi buat membagikan hak buat memakai aktiva (bis) sepanjang jangka waktu tertentu. konvensi ini sudah di sahkan dengan perjanjian tertulis maupun tidak tertulis. di dalam konvensi, jelas kalau bis mampu dipakai oleh penerima hak sepanjang 3 hari. pembayaran pajak sewa kendaraan tersebut menggambarkan objek pemotongan pph pasal 23.
besarnya pemotongan pph pasal 23 merupakan:
2 persen xrp 40. 000. 000 = rp rp 800. 000
yang menggambarkan kewajiban pt makmur sentosa bagaikan pemotong pph pasal 23, ialah:
1. melaksanakan pemotongan pph pasal 23 dengan jumlah sebesar rp 800. 000 dengan fakta pemotongan pph pasal 23 yang dikasih kepada pt maju bisa dengan mudah.
2. menyetor pph pasal 23 tersebut, paling lambat bertepatan pada 12 agustus 2017.
3. mengatakan pemotongan pph pasal 23 atas transaksi yang sudah dicoba ke dalam spt masa pph pasal 23 dengan amat lelet bertepatan pada 20 agustus 2017.

Demikianlah pembahasan terkait pajak sewa kendaraan yang dapat kami sampaikan saat ini, semoga dengan membaca artikel ini dengan baik, anda sekarang dapat memahami perhitungan pajak atas sewa kendaraan berdasarkan PPh pasal 23 dengan baik. Jika anda membutuhkan jasa perpajakan silahkan anda kunjungi situs www.jasakonsultanakuntansi.com/jasa-perpajakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *